Selasa, 27 Mei 2014

Contoh Karangan Anekdot : Seorang Pemuda

     Di suatu pagi yang cerah, seorang pemuda yang berasal dari keluarga kaya raya pergi berkunjung ke sebuah Situs Sejarah di sebuah Desa. Dia nyaris lulus dari predikat mahasiswanya, namun ada satu hal yang belum ia selesaikan juga yaitu skripsi. Tujuan ia pergi kesana ialah untuk menjadikan Situs tersebut sebagai bahan penelitian nya, namun pemuda tersebut malah melenceng dari tujuan awalnya dan malah mencari wanita cantik untuk dijadikan istri.
    Sesampainya di Situs tersebut, mata sang pemuda itu mulai jelalatan melihat seorang gadis cantik yang sedang melakukan aktivitasnya. Percakapan pun ia mulai untuk menarik perhatian gadis tersebut.
Pemuda    :    "Hai Nona manis, apakah boleh saya mengetahui nama Anda?"
Gadis        :    -tidak menjawab-
Pemuda    :    "Saya datang dari kota Nona, saya tidak bermaksud apa-apa. Hanya                 sekedar ingin mengetahui nama Nona saja."
    Tiba-tiba datanglah seorang anak kecil yang berumur sekitar 3 tahun ditemani Ayahnya menghampiri pemuda dan gadis itu. Lalu, Ayah dari anak kecil itu pun merangkul gadis tersebut. Si Pemuda kaget dan keheranan, dia berfikir bahwa orang tersebut akan menculik gadis itu.
Pemuda    :    "Heh kamu! Apa-apaan merangkul calon isri saya!"
    Dengan percaya diri, pemuda itu berbohong dengan mengatakan bahwa gadis itu calon istrinya.
Ayah dari anak kecil :    "Kamu yang apa-apaan, dia ini istri saya! Kami sudah mempunyai anak!
Gadis        :    "Iya Yah, dari tdai dia ganggu saya saja."
    Pemuda itu pun malu sekali. Mukanya memerah dan lidahnya sulit berkata-kata.
Pemuda    :     "Ma...Ma....Maaf Tuan...."
Ayah dari anak kecil :    "Pergi kamu!!!"
    Pemuda itu pun lari terbirit=birit sambil ketakutan dan menahan malu.

Contoh Teks Eksposisi : Gunung Padang

Situs Gunung Padang adalah salah satu berita hangat di kalangan para sejarawan dan menggegerkan rakyat Indonesia ini berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Beberapa penelitian dan riset pun di galakkan oleh pemerintah untuk mengetahui tentang Gunung Padang lebih lanjut, bahkan bukan hanya oleh peneliti dalam negeri saja namun juga mancanegara. Hal ini dikarenakan uniknya struktur penyusun Gunung ini dan disinyalir juga mirip dengan punden berundak. Beberapa asumsi memaparkan bahwa Gunung Padang ini merupakan peninggalan Zaman Megalithikum, terlihat dari batu andesit yang seolah-olah disusun oleh manusia. Sejauh ini, riset mempublikasikan hasil hipotesanya yakni mengenai umur Gunung Padang yang lebih tua dibanding Piramida di Mesir yakni 2000 tahun SM.


Dari penemuan spektakuler ini, Gunung Padang seolah-olah menjadi objek wiisata baru yang banyak di kunjungi wisatawan, peneliti, bahkan orang-orang di jajaran pemerintahan pun ikut menyaksikan dan menerapkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pengembangan Situs Gunung Padang seperti pemugaran dan lain sebagainya.

Senin, 26 Mei 2014

Contoh Teks Laporan : Laporan Pembelajaran di luar sekolah ke Situs Megalith Gunung Padang dan Kebun Raya Cibodas


Latar Belakang :
Pada tahun 2014 tahun ini tepatnya 1 -2 Maret, keluarga besar SMAN 24 Bandung mengadakan pembelajaran di luar sekolah ke Situs Megalith Gunung Padang dan Kebun Raya Cibodas yang merupakan anjuran dari penerapan Kurikulum 2013, yang mana perjalanan itu dilaksanakan bersama semua siswa dan siswi khusus kelas X saja. Siswa diberikan tugas yakni membuat film dokumenter sederhana yang memuat point-point materi pembelajaran dari beberapa bidang studi.
Tujuan :
Tujuan dari pembelajaran di luar sekolah ini adalah untuk melatih siswa menyajikan data yang bersumber pada hasil observasi dan wawancara serta mendokumentasikan.
Deskripsi Kegiatan :
Siswa-siswi SMAN 24 Bandung yang mengikuti kegiatan ini berkumpul pukul 06.00 WIB di sekolah. Di awali dengan berdo'a bersama di lapangan, para siswa yang menggunakan seragam kelas masing-masing pun bergegas menuju bus yang telah disediakan seolah terlebih dulu. Dengan menempuh perjalanan sekitar 6 jam, akhirnya tiba lah para siswa di tempat tujuan bersama. Sebelum menyusuri kurang lebih 400 anak tangga, para siswa melaksanakan ibadah (bagi yang muslim) dan beristirahat sejenak.
Tibalah saatnya untuk menyusuri anak tangga yang cukup melelahkan tersebut, sesampainya di puncak, para siswa mendengarkan deskripsi mengenai Situs ini dari warga setempat. Selain mendengar penjelasan, para siswa juga di perkenaankan untuk mendokumentasikan benda-benda sejarah yang ada disekitar Situs ini.
Setelah perjalanan yang luar biasa tersebut, para siswa melanjutkan perjalanan ke penginapan di daerah Cibodas. Perjalanan ini, ternyata memakan waktu sebanyak 3 jam. sesampainya di penginapan, para siswa beristirahat dan melakukan berbagai aktivitas malam.
Keesokan harinya, para siswa melanjutkan perjalanan ke Kebun Raya Cibodas dengan berjalan kaki. Tak terasa lelahnya, karena tempatnya cukup dekat dari penginapan.
Perjalanan ini merupakan perjalanan terakhir, karena setelah dari sini para siswa kembali melakukan perjalanan pulang ke SMAN 24 Bandung.

Kamis, 15 Mei 2014

Kekalahan?

Kekalahan? Kenapa aku menulis demikian sich? tepatnya, inilah hal yang aku alami beberapa waktu lalu dan yang menjadi penyebab melelehnya tangisku.

Mungkin terdengar sepele sekali ya gak sih tapi bagiku, kalah itu sama dengan mempermalukan diri sendiri, menunjukan keteledoran yang tinggi, dan membuat kepercayaan orang lain menurun.

Iya, itu pendapatku. DULU.

Dulu, aku memang terlalu menuntut diriku agar bisa sesempurna mungkin. tapi ternyata, 'kesempurnaan' yang terlampau ingin ku miliki ini menjadi bumerang tersendri bagi diriku. mengingat, ternyata mengejar untuk memiliki kesempurnaan adalah sia-sia saja. karena..... Kesempurnaan itu hanya Milik-Nya.

Ambisiku terlalu besar menyebabkan tekanan mentalku juga sangatlah kuat. akhirnya, ya rasa jenuhku cepat datang dan sulit pergi lagi. Inilah efek negatif yang aku rasakan dari sikapku ; ambisius, perfeksionis.

Hidup ni mengajarkanku, betapa manusia itu  tak selalu bisa menjadi apa yang dia inginkan. Terkadang kita harus bersabar saat sesuatu yang buruk menghampiri dan kita pun harus bersyukur saat nikmat merangkul.

Karena, hidup ini berputar.

Bukan Allaah tidak mau mengabulkan permintaan kita. Mungkin, Allaah masih ingin mendengar do'a-do'a kita, menyaksikan usaha kita yang terpadu dalam suatu ke-istiqomahan. Pada saat keadaan seperti itu, telanlah keluhan. Karena yang Allaah inginkan ialah kita bertawakal pada-Nya.

Ya, sekarang. Pendapatku tentang 'kekalahan' adalah ; sesuatu yang lumrah dalam hidup dan harus dapat aku perbaiki. Kalah bukanlah kegagalan. Tapi bagian dari langkah menuju kesuksesan. Aamiin!

Otoritas Jasa Keuangan

OTORITAS JASA KEUANGAN
 

Otoritas Jasa Keuangan adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU nomor 21 tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. Otoritas Jasa Keuangan, yang selanjutnya disingkat OJK, adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK.
VISI
Visi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah menjadi lembaga pengawas industri jasa keuangan yang terpercaya, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat, dan mampu mewujudkan industri jasa keuangan menjadi pilar perekonomian nasional yang berdaya saing global serta dapat memajukan kesejahteraan umum.
MISI
Mewujudkan terselenggaranya seluruh kegiatan di dalam sektor jasa keuangan secara teratur, adil, transparan, dan akuntabel;
Mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil;
 Melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.
TUGAS DAN WEWENANG
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai tugas melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan, sektor Pasar Modal, dan sektor IKNB.
OJK melaksanakan tugas pengaturan dan pengawasan terhadap:
  •     kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan;
  •     kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal; dan
  •     kegiatan jasa keuangan di sektor perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Untuk melaksanakan tugas pengaturan, OJK mempunyai wewenang:
  •     menetapkan peraturan pelaksanaan Undang-Undang ini;
  •     menetapkan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan;
  •     menetapkan peraturan dan keputusan OJK;
  •     menetapkan peraturan mengenai pengawasan di sektor jasa keuangan;
  •     menetapkan kebijakan mengenai pelaksanaan tugas OJK;
  •     menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan perintah tertulis terhadap Lembaga Jasa Keuangan dan pihak tertentu;
  •     menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan pengelola statuter pada Lembaga Jasa Keuangan;
  •     menetapkan struktur organisasi dan infrastruktur, serta mengelola, memelihara, dan menatausahakan kekayaan dan kewajiban; dan
  •     menetapkan peraturan mengenai tata cara pengenaan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
  • Untuk melaksanakan tugas pengawasan, OJK mempunyai wewenang:
  •     menetapkan kebijakan operasional pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan;
  •     mengawasi pelaksanaan tugas pengawasan yang dilaksanakan oleh Kepala Eksekutif;
  •     melakukan pengawasan, pemeriksaan, penyidikan, perlindungan Konsumen, dan tindakan lain terhadap Lembaga Jasa Keuangan, pelaku, dan/atau penunjang kegiatan jasa keuangan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan;
  •     memberikan perintah tertulis kepada Lembaga Jasa Keuangan dan/atau pihak tertentu;
  •     melakukan penunjukan pengelola statuter;
  •     menetapkan penggunaan pengelola statuter;
  •     menetapkan sanksi administratif terhadap pihak yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan; dan
  1.     memberikan dan/atau mencabut:
  2.     izin usaha;
  3.     izin orang perseorangan;
  4.     efektifnya pernyataan pendaftaran;
  5.     surat tanda terdaftar;
  6.     persetujuan melakukan kegiatan usaha;
  7.     pengesahan;
  8.     persetujuan atau penetapan pembubaran; dan
  9.     penetapan lain, sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.
FUNGSI
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempunyai fungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan.
NILAI STRATEGIS OTORITAS JASA KEUANGAN
Integritas
    Integritas adalah bertindak objektif, adil, dan konsisten sesuai dengan kode etik dan kebijakan organisasi dengan menjunjung tinggi kejujuran dan komitmen.
Profesionalisme
Mewujudkan sistem keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan dan stabil.
Sinergi
    Sinergi adalah berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal secara produktif dan berkualitas.
Inklusif
Inklusif adalah terbuka dan menerima keberagaman pemangku kepentingan serta memperluas kesempatan dan akses masyarakat terhadap industri keuangan.
Visioner
    Visioner adalah memiliki wawasan yang luas dan mampu melihat kedepan (Forward Looking) serta dapat berpikir di luar kebiasaan (Out of The Box Thinking).
DEWAN KOMISIONER
Dewan Komisioner adalah pimpinan tertinggi OJK yang bersifat kolektif dan kolegial. Dewan Komisioner beranggotakan 9 (sembilan) orang anggota yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.
Susunan Dewan Komisioner terdiri atas:
  •     seorang Ketua merangkap anggota;
  •     seorang Wakil Ketua sebagai Ketua Komite Etik merangkap anggota;
  •     seorang Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap anggota;
  •     seorang Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap anggota;
  •     seorang Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota;
  •     seorang Ketua Dewan Audit merangkap anggota;
  •     seorang anggota yang membidangi edukasi dan perlindungan Konsumen;
  •     seorang anggota Ex-officio dari Bank Indonesia yang merupakan anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia; dan
  •     seorang anggota Ex-officio dari Kementerian Keuangan yang merupakan pejabat setingkat eselon I Kementerian Keuangan.
     

Jumat, 20 Desember 2013

Copas dari pesan seorang Teman :)

Copas dari LINE NK:
Sekedar mengingatkan...
Pernahkah saat kau duduk santai dan menikmati harimu, tiba-tiba terpikirkan olehmu ingin berbuat sesuatu kebaikan untuk seseorang?
Itu adalah اللّه yang sedang berbicara denganmu dan mengetuk pintu hatimu (QS 4:114, 2:195, 28:77).

Pernahkah saat kau sedang sedih, kecewa tetapi tidak ada orang di sekitarmu yang dapat kau jadikan tempat curahan hati?
Itulah adalah اللّه yang sedang rindu padamu dan ingin agar kau berbicara pada-NYA (QS 12:86).

Pernahkah tanpa sengaja kau memikirkan seseorang yang sudah lama tidak bertemu, tiba-tiba orang tersebut muncul, atau kau bertemu dengannya, atau kau menerima telepon darinya?
Itu adalah Kuasa اللّه yang sedang menghiburmu
Tidak ada yang namanya kebetulan (QS 3:190-191).

Pernahkah kau mendapatkan sesuatu yang tidak terduga, yang selama ini kau inginkan tapi rasanya sulit untuk didapatkan?
Itu adalah اللّه yang mengetahui dan mendengar suara batinmu serta hasil dari benih kebaikan yang kau taburkan sebelumnya (QS 65:2-3).

Pernahkah kau berada dalam situasi yang buntu, semua terasa begitu sulit, begitu tidak menyenangkan, hambar, kosong bahkan menakutkan?
Itu adalah saat اللّه mengizinkan kau untuk diuji, Dan اللّه ingin mendengar rintihan serta do'amu agar kau menyadari akan keberadaan-NYA.... Karena DIA tahu kau sudah mulai melupakan-NYA dalam kesenangan (QS 47:31, 32:21).

Jika kau peka, akan sering kau sadari bahwa KASIH dan KUASA اللّه selalu ada di saat manusia merasa dirinya tak mampu.
Apakah kau pikir tulisan ini hanya iseng terkirim padamu? Tidak!
Sekali lagi, TIDAK ADA YANG KEBETULAN...

Beberapa menit ini tenangkanlah dirimu, rasakan kehadiran-NYA..., dengarkan suara-NYA yang berkata: "Jangan khawatir, AKU di sini bersamamu"
(QS 2:214, 2:186).

Senin, 26 Agustus 2013

Surat Cinta Dari Seorang Bidadari

Assalamu’alaikum…
Selamat malam, dek…
Langit Bandung malam ini begitu
bersahabat bukan? Tidak sedingin biasanya memang. Ah, tapi suasana Bandung selalu menyenangkan kan ya, sama seperti kalian :)
Dek, kemarin acara perdana KRM. Artinya akan ada banyak wajah-wajah baru yang menghiasi sekre tercinta kita. Akan ada bocah-bocah baru yang siap meramaikan agenda-agenda KRM kita. Dan (semoga) akan banyak juga mujahid-mujahid baru yang terlahir dari sini, bersama-sama dengan kita. Ah, sayang kalian tidak menyaksikan antusias mereka. Kalian sedang sibuk ya, dek. Tak apa. Semua ada masanya. Semoga hati-hati kita tetap terikat oleh cinta kepada-Nya ya, sayang.

Saya ingat ketika 3 tahun yang lalu kalian datang ke masjid itu. Masih dengan seragam putih merah, sedang menunggu dibagikannya seragam putih biru. Wajah-wajah polos nan ceria. Semangat menyebutkan nama, kelas, alasan masuk KRM. Yang paling ingat sih ada yang mengaku bernama Shireen Sungkar. Siapa coba? Hayo ngaku :D

Sepekan kemudian kita memulai
agenda itu. Ya, setiap pekan sampai saat ini. Hari-hari yang membuat hidup saya berwarna. Lebih banyak warna merah muda. Kenapa? Karena merah muda selalu menyimbolkan cinta dan kasih sayang. Saya mencintai kalian karena Allah, insya Allah.
Kalian bukan kelompok (ah, lebih tepat kita sebut keluarga bukan?) pertama yang saya pegang memang. Ya, bukan dipegang, tapi saling merangkul. Kalian selalu memberikan arti persahabatan kepada saya.
Ahahaha rasanya materi ukhuwwah yang dulu saya sampaikan begitu cepat kalian praktekan dalam kehidupan. Bukan karena saya, tapi atas izin Allah yang begitu baik masih memberikan nikmat ukhuwwah diantara kita.

Kalian ingat mentoring kita pernah menghadirkan hingga 25 orang? Saya sangat kewalahan, sungguh. Tapi saya bahagia saat itu. Walau pada akhirnya sedikit demi sedikit jumlah kalian berkurang. Entahlah maafkan saya yang tidak berhasil mempertahankan jumlah kalian. Maaf. Tapi saya selalu salut terhadap kalian. Apapun yang terjadi, tak menurunkan semangat kalian. Ah, luar biasa. Tetaplah menjadi mutiara. Yang mau dimanapun kalian berada, seburuk apapun kondisinya, kalian tetap dapat bersinar. Satu orang bertaqwa punya 10 pasukan di belakangnya kan?
Semoga saja kita termasuk ke dalamnya ya. Aamiin. 3 tahun saya bersama kalian. Bukan tanpa halangan. Begitu banyak rintangan yang sudah kita lewati bersama bukan? Mulai dari masalah-masalah kalian dengan teman-teman kalian, terutama ikhwan (dasar bocah), ada yang bersahabat kemudian bertengkar karena masalah sepele, ada yang berambisi menjadi ketua tapi ternyata Allah menakdirkannya jalan lain, ada yang membuat tantangan-tantangan tak masuk akal (itu pertama kalinya saya menangis karena kalian haha), ada yang ingat?, merasa belum menjadi qudwah yang baik, kemudian ada yang bermasalah dengan izin orang tua, masalah jadwal saat saya akan menghadapi ujian-ujian sekolah, setahun kemudian kalian yang mengahadapi ujian-ujian sekolah, dan sekarang masalah jadwal karena kalian sudah terpisah sekolah.

Tapi itu hakikat jalan da’wah, dek. Bukan da’wah namanya jika ia mulus-mulus saja. Maka itulah da’wah membutuhkan pengorbanan. Karena da’wah adalah cinta. Bukankah cinta juga selalu butuh pengorbanan? Ah, dek. Kalian mungkin tak pernah melihat saya menangis selain saat pelantikan kalian sebagai pengurus. Kalau kalian sekarang ada di kamar saya, kalian akan melihat sosok saya yang cengeng barangkali. Hahaha sudahlah.
Dek, saya tau sulit sekali untuk kembali ke da’wah SMP. Saya tau bagaimana rasanya mengorbankan kegiatan-kegiatan di sekolah baru hanya untuk menemui adik-adik SMP. Tapi percayalah dek, senyum-senyum merekalah yang membuat azzam kita semakin kuat. Tingkah lucu mereka lah yang pada akhirnya membuat kita berkata “Ya Allah, terima kasih atas jalan ini, atas pertemuan setiap pekan itu, atas acara perdana itu”. Terima kasih, dek sudah bersedia untuk tetap disini, bersama saya. Saya bangga sekali memiliki adik-adik
seperti kalian. Kalian yang tanpa
diminta sebelumnya, masih mau
disini. Semoga Allah selalu memudahkan jalan yang kita tempuh ini, meneguhkan hati kita, senantiasa meluruskan niat kita, dan memberikan ridho-Nya pada kita. Aamiin.
Ahahaha saya tak tau harus berkata apa lagi. Tetaplah menjadi mutiara. Tetaplah berprestasi dalam da’wah
dan sekolah. Tetaplah saling
menasehati. Tetaplah saling
menguatkan. Tetaplah menjadi adik- adik yang “maceuh”, karena rasanya sepi sekali kalau kalian tak berulah, hehe. Tetaplah menjadi Tasya yang bijaksana, Faza yang ceria, Sarah yang teguh dengan prinsipnya, Alima yang kreatif, Safarah yang diam-diam menghanyutkan, Jingga yang tak bisa ditebak.
Maaf belum bisa menjadi mentor yang baik. Kita sama-sama belajar ya, sayang.
Saya mencintai kalian karena Allah, insya Allah.

Love,
Teh Masi